• Masuk Fasilitas Portal

Info : +62 741 60 673

10 Agustus 2016, oleh admin Print
Fakultas Teknik Prodi Teknik Lingkungan Universitas Batanghari Mengadakan Kuliah Umum Bertemakan “Wirausaha Berbasis Pengelolaan Sampah”

Jambi Broni, Fakultas Teknik Universitas Batanghari Jambi patut berbangga dikarenakan telah melaksanakan satu kegiatan yang sangat bermanfaat dengan judul “Wirausaha Berbasis Pengelolaan Sampah” pemateri yang didatangkan dari Cimahi - Bandung yang sudah banyak menempuh pengalaman yang berharga serta berguna bagi masyarakat sosial dilingkungan beliau sendiri maupun diwilayah kinerjanya.

Pendiri KSM Sampah KOE ini banyak sekali dilirik investor asing sesuai dengan kebidangannya yaitu sampah, ratusan karya yang menaikkan namanya hingga mendapat julukan “Ratu Sampah” menjadikan beliau berperan penting dalam dunia persampahan dan daur ulang diseluruh Indonesia. Beliau pernah di undang dalam acara kick endy, hitam putih, sebagai wanita yang menginspirasi dikalangan sosial masyarakat.

Suatu prestasi yang membanggakan dikarenakanpada hari kamis tanggal, 28 Juli 2016 fakultas teknik Universitas Bantanghari Jambi sukses mendatangkan gadis Cimahi ini dalam kegiatan  kuliah umum “wirausaha berbasis pengelolaan sampah” sebagai pemateri tunggal dalam kegiatan tersebut.

Acara yang diketuai oleh Brama Nalendra dkk serta alumni sukses mendapatkan apresiasi dari sebagian kalangan mahasiswa yang menghadiri acara kuliah umum tersebut, mulai dari mahasiswa prodi teknik sipil, teknik lingkungan, dan teknik listrik, sampah bisa dikelola sehingga menjadi hal yang bermanfaat mulai dari kerajinan, sampai dengan menghasilkan energi yang ramah lingkungan. Khilda Baiti Rohmah yang sering kami panggil Mbak Khilda menjelaskan bahwa sampah merupakan titik balik dari kehidupan beliau sendiri, dari sampah menjadi prestasi, dari sampah menjadi kebaikan, dari sampah menjadi motivasi diri, sehingga beliau dapat menuju titik tertinggi sampai saat ini, banyak sekali pengalaman-pengalaman pribadi beliau yang menjadi pelajaran bagi kami sebagai mahasiswa, hal yang kecil dan remeh dapat menjadi hal yang berbulir emas.